Comments system

Showing posts with label GERAK CEPAT GANJAR PRANOWO SAAT TEMUKAN DUA UNIT POMPA YANG RUSAK. Show all posts
Showing posts with label GERAK CEPAT GANJAR PRANOWO SAAT TEMUKAN DUA UNIT POMPA YANG RUSAK. Show all posts

Monday, January 2, 2023

GERAK CEPAT GANJAR PRANOWO SAAT TEMUKAN DUA UNIT POMPA YANG RUSAK



JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak bersyukur atas situasi perekonomian dan pasar keuangan dalam negeri setahun terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu tumbuh positif saat bursa negara lain anjlok.

Hal ini disampaikan Jokowi saat pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/1/2023).

"Kalau kita lihat bursa kita pasar modal kita kita patut bersyukur bahwa indeks di tahun 2022 itu mengalami kenaikan 4,1% dibandingkan bursa bursa di negara negara lain yang mengalami penurunan yang sangat tajam," terang Jokowi.

Sementara itu, kata Jokowi kapitalisasi pasar juga berhasil tumbuh 15% mencapai Rp 9.509 triliun.

"Ini juga bukan angka yang kecil, angka yang besar di tengah turbulensi ekonomi global di tahun 2022," jelasnya.

Jokowi melihat prospek ke depan tetap positif meskipun banyak negara akan terjatuh imbas resesi global. Indonesia masih akan tumbuh positif namun tetap waspada.

"Prospek ke depan betul sangat menjanjikan, dan dengan optimisme tapi waspada dan hati-hati," kata Jokowi.

Share:

GERAK CEPAT GANJAR PRANOWO SAAT TEMUKAN DUA UNIT POMPA YANG RUSAK



SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemukan dua unit pompa yang rusak, Sabtu (31/12/2022).

Penemuan dua unit pompa itu ditemukan di Rumah Pompa Kali Sringin, Demak, Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo langsung menelepon pelaksana teknis yang menangani.

Ganjar Pranowo tegaskan, kondisi darurat butuh penanganan luar biasa.

Kondisi tersebut ditemukan Ganjar Pranowo, ketika meninjau langsung kondisi banjir di Kota Semarang.

Setelah berkeliling di tengah kota, Ganjar Pranowo kemudian menuju ke Rumah Pompa Kali Sringin di Trimulya, Demak.

Jalan menuju ke rumah pompa Sringin di sepanjang jalan arah Semarang-Demak, tepatnya di depan RSIGM Sultan Agung, digenangi air cukup tinggi, dan menimbulkan kemacetan.

Di lokasi Ganjar Pranowo menemukan dua unit pompa tidak berfungsi.

Laporan petugas, dua pompa itu rusak akibat kebocoran oli hidrolik.

Perbaikan direncanakan pada pagi hari ini, namun teknisinya belum datang.

Ganjar Pranowo pun minta petugas untuk menghubunginya.

"Pompanya enggak jalan, yang satu rusaknya sudah agak lama, yang satunya baru kemarin."

"Maka kalau kondisinya darurat seperti ini, saya minta diperbaiki cepat" tegas Ganjar Pranowo seusai tinjauan.

Ganjar Pranowo menegaskan semua pihak harus dalam kondisi siaga dan merespon cepat situasi kedaruratan ini.

Apalagi hingga siang hari, tim teknis tidak kunjung datang dengan alasan banjir.

"Tadi alasannya karena banjir Pak, enggak bisa masuk ke sini. Lha saya bisa masuk ke sini, maka sebenarnya kita butuh ikhtiar dalam kondisi kedaruratan,” tegasnya.

Gubernur Jateng dua periode itu mengatakan, BMKG telah memprediksi cuaca ekstrem seperti ini akan berlangsung hingga 3 Januari 2023.

Tim teknis, lanjutnya, harus selalu siap dan siaga.

"Kalau kita tidak cepat memperbaiki, itu cukup bahaya. Tadi malam juga kami minta seluruh pompa-pompa portabel itu diaktifkan, karena ini kejadiannya merata,” ujarnya.

Hingga pukul 13.00 WIB, Ganjar Pranowo menerima laporan banjir melanda di hampir seluruh wilayah pantura.

Antara lain Kota Semarang, Pati, Kudus, Pekalongan, hingga Pemalang.

"Sekarang ini kan teknis nih sifatnya, maka ya semua mesti on. Tidak boleh ada alasan yang sifatnya wah ini banjir pak, nunggu surut, enggak bisa."

"Wong yang dibutuhkan itu pompanya diperbaiki kok. Maka perlu tindakan-tindakan yang luar biasa, jangan biasa-biasa saja. Ini darurat" ujarnya.

Share:

Header Ads

Weather (state,county)

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Search This Blog

Blog Archive

Recent

Comments

Tags

Ads

Random Posts

Recent in Sports

Social

Facebook

Popular

Labels