Comments system

Wednesday, December 7, 2022

BEGITU CINTANYA DENGAN SEJARAH DAN BUDAYA. GANJAR TEMUI AKTOR LEGENDARIS SLAMET RAHARDJO



JAKARTA- Petang hari, Senin (5/12/2022), mobil yang membawa mobil Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memasuki gang kecil di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mobil itu berhenti di sebuah gerbang bangunan bertuliskan “Sanggar Teater Populer”.

Dengan mengenakan baju adat Jawa dan blangkon di kepala, Ganjar turun dari mobil. Dia disambut hangat oleh Slamet Raharjo, aktor kawakan sekaligus pendiri Yayasan Teater Populer.

Mereka berdua terlihat begitu akrab. Sambil mengobrol ringan, Ganjar dipersilakan masuk ke sebuah ruangan yang penuh dengan galeri foto. Sementara di ruangan lain, ada lemari yang berisi deretan piala. Dengan sabar, Slamet menjelaskan sejarah dan cerita pada tiap benda yang ada di ruangan itu.

Sanggar Teater Populer berdiri di atas lahan hampir satu hektare dan terdiri dari beberapa bangunan. Bahkan di salah satu bagiannya, ada sebuah rumah berarsitektur Eropa kuno yang memiliki beberapa ruangan.

Ganjar Pranowo merasa bangga dan terhormat dapat diterima dengan baik di rumah bersejarah itu.

“Saya diajak ke satu tempat yang sangat bersejarah untuk dunia film, akting, dan tempatnya di sini. Inilah rumah Mas Teguh Karya. Inilah pabrik para seniman, aktor sutradara, writer, semua ada di sini. Tadi diberikan cerita-cerita bagaimana mereka berlatih. Sulit ternyata jadi aktor,” kata Ganjar dikutip dari Jatengprov.go.id pada Senin (5/12/2022).

Bagi Ganjar, Teguh Karya merupakan seniman legendaris yang pernah dimiliki Indonesia. Dari pemikiran dan kerja kerasnya, lahir para generasi yang luar biasa, khususnya di bidang perfilman.

“Mas Teguh Karya itu salah satu mentornya beliau (Slamet Rahardjo). Semua ilmunya ia berikan ke Mas Slamet. Mas Slamet itu juara semuanya, Piala Citra-nya penuh selemari. Saya bangga betul bisa kenal beliau karena idola saya sejak masih kecil, dan sekarang bisa bertemu dan bercandaan,” ungkap Ganjar.

Sementara itu, Slamet Rahardjo mendoakan Ganjar meraih apa yang ia cita-citakan. Ia berharap agar tokoh publik seperti Ganjar Pranowo punya perhatian lebih terhadap kebudayaan.

“Jadi kita doakan saja, khususnya saya mendoakan pemimpin negeri yang menggaris bawahi kebudayaan, semoga akan mendapat barokah yang luar biasa. Saya mendoakan apa yang beliau inginkan tercapai,” kata Slamet.

Sanggar Teater Populer didirikan Teguh Karya pada tahun 1968. Pada awalnya, anggota sanggar ini hanya 12 orang yang berasal dari Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI), mahasiswa, dan para teaterawan independen. Sanggar ini bahkan menggelar produksi panggung sekali sebulan dalam waktu dua tahun.

Dalam proses perjalanannya, Sanggar Teater Populer juga meramaikan perfilman Indonesia. Hasil produksi film yang disutradarai Teguh Karya membuat nama sanggar teaternya melonjak. Film-film hasil produksinya banyak dikenal masyarakat begitu pula dengan para aktor yang bermain di dalamnya.

Para aktor dari Sanggar Teater Populer yang kemudian digandrungi masyarakat antara lain Slamet Rahardjo, Christine Hakim, Niniek L Hakim, Erros Djarot, Alex Komang, dan masih banyak lagi.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Header Ads

Weather (state,county)

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Search This Blog

Blog Archive

Recent

Comments

Tags

Ads

Random Posts

Recent in Sports

Social

Facebook

Popular

Labels

Blog Archive