JAKARTA- Indonesia adalah negara yang didominasi generasi milenial yang adaptable dengan teknologi. Diperlukan pemimpin yang mempunyai gaya kepemimpinan milenial. Seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan milenial dituntut untuk mempunyai soft skill, jiwa muda yang tinggi dan kompetensi digital yang mumpuni agar mendapatkan kepercayaan rakyat sebagai pemimpin di era digital.
Salah satu figur pemimpin dengan gaya kepemimpinan milenial yang sangat populer adalah Ganjar Pranowo yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.
Diketahui bahwa selama kepemimpinannya, Ganjar Pranowo telah menyumbang banyak prestasi dan inovasi untuk Provinsi Jawa Tengah di era digital sehingga menjabat selama dua periode (tahun 2013-2023). Selain itu, Ganjar Pranowo juga sangat aktif melakukan interaksi dengan masyarakat untuk selangkah lebih dekat mengetahui kebutuhan warganya.
Selama dua periode memimpin Jawa Tengah, sosok Ganjar Pranowo telah berhasil meraih segudang prestasi yang mendorong Jawa Tengah menjadi lebih maju. Salah satunya adalah pada tahun 2020, Ganjar Pranowo juga meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak selama empat tahun berturut-turut atas nama Jawa Tengah.
Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap komitmen dan peran pemerintah daerah dalam pembangunan sektor perempuan dan anak, khususnya melalui strategi kesetaraan gender. Jawa Tengah mendominasi dengan meraih penghargaan pada kategori mentor, penghargaan tertinggi pada kategori Anugerah Parahita Ekapraya.
Gaya milenialnya yang memanfaatkan media sosial dengan baik dipandang sebagai pemimpin Jawa Tengah yang sukses. Dalam wawancara dengan mahasiswa, Ganjar Pranowo pernah mengatakan, “Karena memang tidak mudah, apalagi menata birokrasi yang tadinya konvensional menjadi modern. Perjuangan yang berat untuk menjadi seperti sekarang ini,” katanya.
Ganjar adalah tipe pemimpin yang sangat percaya diri dan bisa berbaur dengan bawahannya maupun masyarakat. Kemilenialan Ganjar Pranowo membuat beliau sangat berbaur dengan rakyatnya, bahkan Ganjar Pranowo memiliki sapaan khusus lho, yaitu "Mas Ganjar" yang biasa digunakan untuk menyapanya lebih akrab.
Ganjar Pranowo merupakan sosok pemimpin yang erat kaitannya dengan kepemimpinan transformasional lewat gebrakan dan inovasi yang dia ciptakan selama menjabat sebagai Gubernur Jateng. Ganjar cenderung memperhatikan bagaimana kinerja yang dihasilkan oleh anggotanya dan selalu aware terhadap masalah yang dihadapi kepemimpinannya.
Ganjar Pranowo pun terus menjunjung tinggi pentingnya integrasi, yang juga tercermin dalam semboyan “Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi”. Beliau merupakan sosok pemimpin yang tegas untuk hal pengambilan keputusan, sikap ini mencerminkan kepribadian seorang pemimpin yang dapat menjadi contoh dan inspirator bagi anggota di bawahnya.
Ganjar menjadikan dirinya sebagai panutan dan inspirasi yang positif bagi seluruh masyarakat yang ia pimpin. Hal ini menunjukkan bagaimana Transformational Leadership bekerja dalam kepemimpinan Ganjar Pranowo
Setiap pemimpin pastinya memiliki ciri khas atau karakternya masing-masing yang mampu membedakan antar satu pemimpin dengan lainnya. Lalu, apa karakter unik dari Pak Ganjar ini? Ganjar Pranowo terkenal dengan pembawaannya yang santai dan humoris.
Ia sering sekali melontarkan guyonan-guyonan disaat berinteraksi dengan masyarakat atau publik. Gaya kepemimpinan beliau yang unik adalah selalu energik dalam setiap kegiatan dan slogan-slogan unik yang dapat diterima oleh semua kalangan umur dari yang tua hingga muda.
Salah satu slogan unik yang beliau buat untuk programnya, yaitu 'Ngopi Bareng Mas Ganjar' atau kegiatan ngopi bersama yang dirancang Ganjar untuk menjangkau warga.
“Sebenarnya semua masalah bisa diselesaikan dan melalui program ini kita bisa saling meledek, bercanda, setidaknya saya merasa seperti mereka, saya bagian dari mereka, mereka tidak malu dengan saya, mereka bisa marah kepada saya. Saya benar-benar 'merindukan' hal-hal itu," ujarnya.
Tentunya, untuk memiliki karakter seperti itu bukan suatu hal yang mudah lho. Namun, lewat sosok Ganjar Pranowo, beliau berhasil membuktikan kepada masyarakat bahwa menjadi sosok pemimpin tidak selalu menjadi “sosok yang ditakutkan”.
Ganjar Pranowo terkenal dengan sebutan “pemimpin yang sangat digital” karena terus menggaungkan digitalisasi pemerintahan di Jawa Tengah. Dengan demikian, Ganjar Pranowo tergolong dalam kategori kepemimpinan digital atau digital leadership karena dalam memimpin tidak cukup dengan berkomitmen saja, melainkan memberi teladan yang baik, seperti membawa perubahan bertindak serta mengambil keputusan yang semuanya sudah menggunakan teknologi dan juga berbasis data.
Bukti nyata bahwa Ganjar merupakan sosok yang mampu memimpin di era digital dapat dilihat dengan inovasinya pada tahun 2021 ditengah pandemi Covid-19 dengan meluncurkan inovasi program Jogo Tonggo.
Program ini berhasil membuat Pemprov Jateng menjadi salah satu pemenang dalam acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yaitu Top Inovasi Pelayanan Publik, Inovasi Penanganan Covid-19 dan Pengaduan Terbaik 2020, kategori Pelayanan Publik Penanganan COVID-19.
“Seperti yang kita alami kemarin saat situasi Covid-19, Jogo Tonggo berperan penting. Karena Jogo Tonggo berada di garda terdepan yang paling dekat dengan masyarakat. Tentunya semua informasi lebih cepat dan kegiatan penanganan lebih cepat," kata Sekda Jateng Sumarno pada pembukaan Lokakarya Visioning Jogo Tonggo Provinsi Jawa Tengah 2022, di Hotel Ibis, Selasa (15/11/2022).
“Dengan Jogo Tonggo ini nanti juga kolaborasi untuk informasi yang bisa disampaikan. Oleh karena itu, sebagai pemerintah, kami dapat mengambil semua langkah untuk mengatasi masalah tersebut” ujarnya.
Walaupun sudah menginjak kepala lima, tampaknya platform media sosial bukanlah hal yang asing bagi sosok Ganjar Pranowo.
Menurut Ganjar Pranowo, kemajuan teknologi merupakan hal yang sangat bermanfaat bagi pemanfaatan media sosial, serta penanganan pengaduan masyarakat Jawa Tengah yang lebih cepat.
“Kita berusaha menciptakan Birokrasi digital dan birokrasi yang efektif di Jawa Tengah. Warga bisa langsung ke gubernur dengan keluhan, kritik, dan lainnya, tanpa bertemu langsung dengannya. Kunjungi akun media sosial atau situs web yang disediakan” kata Ganjar.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan citra bahwa pemimpin birokrasi sangat terbuka kepada masyarakat.
Disinggung mengenai keberhasilannya memanfaatkan media sosial untuk kelancaran pemerintahan, ia mengatakan "Kendalanya ya itu, banyak juga yang nyinyir di medsos saya, tapi saya menganggap itu hanya bumbu saja dalam menjalankan pemerintahan ini."
Selain itu, Ganjar memperkenalkan branding baru Jawa Tengah, yaitu, “Jateng Gayeng” yang mendongkrak potensi daerah melalui media sosial, seperti instagram, tiktok, dan twitter.
Manajer sering disamakan dengan seorang pemimpin, padahal sebenarnya kedua kata tersebut memiliki arti yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat kita lihat dalam kutipan dari Warren Bennis (1925-2014) yang mengatakan bahwa pemimpin melakukan hal dengan baik dan manajer melakukan hal dengan benar.
Lalu, sosok seperti apakah Pak Ganjar? ternyata Pak Ganjar adalah seorang pemimpin sekaligus manajer selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Pak Ganjar sebagai seorang pemimpin dapat merencanakan visi besar yang dibuktikan dengan slogannya “Menuju Jawa Tengah Sejahtera dan Berdikari: Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi.”
Selain itu, Pak Ganjar juga sangat berkomitmen untuk mewujudkan visi tersebut yang tercermin dari tindakan Ganjar, seperti inspeksi mendadak yang sering dilakukannya.






.jpeg)
0 comments:
Post a Comment