Comments system

Sunday, March 19, 2023

GANJAR PRANOWO ZIARAH KE MAKAM SYEKH ALI RAHMATULLAH ATAU SUNAN AMPEL



SURABAYA, JAWA TIMUR- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, lantunkan tahlil dan doa di samping pusara Sunan Ampel, Surabaya, Jumat (17/3/2024) malam, selama setengah jam.

Ziarah di makam sunan bernama asli Syekh Ali Rahmatullah ini ialah titik pertama dari rangkaian nyadran atau ziarah dilakukan Ganjar Pranowo dan istri, Siti Atikoh, sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1444 H.

Tiba di gerbang pemakaman pukul 20.25 WIB, Ganjar Pranowo langsung dikerubungi peziarah yang ingin bersalaman.

Alunan tahlil dan doa terdengar dari dua bagian komplek pemakaman, yakni bagian peziarah laki-laki dan peziarah perempuan.

Setelah mengambil wudu, Ganjar Pranowo langsung digandeng dua keturunan Sunan Ampel.

Hal itu untuk memasuki area pemakaman keluarga inti Sunan Ampel yang menjadi bagian terdalam pemakaman.

Gus Abubakar, salah satu keturunan Sunan Ampel mengatakan itu adalah tempat ziarah paling istimewa.

"Tidak semua orang bisa masuk ke bagian ini. Alhamdulillah kita bisa mengantar Pak Ganjar sampai pada titik ini," kata Gus Abubakar.

Ganjar Pranowo langsung bersimpuh tepat di samping pusara Sunan Ampel dan melantunkan kalimat tasbih, serta tahlil dipimpin Gus Abubakar.

"Subhanallah wabihamdih, Subhanallahil 'adzim. Laa ilaha illallah, laa ilaha illallah" lantun Ganjar Pranowo.

Begitu runtutan bacaan tahlil, Ganjar bersama istri mengamini doa-doa yang diungkapkan oleh Gus Abdul Muis Azis yang merupakan cicit pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri.

Seusai berdoa, Ganjar Pranowo menyampaikan ziarah ke makam Sunan Ampel ini ialah rangkaian ziarah wali songo yang dilakukan mulai Jumat hingga Minggu (17-19/3/2024).

"Kita muslim Indonesia mengenal yang namanya tradisi nyadran sebelum Ramadan. Dan kami mengawali nyadran di makam Sunan Ampel," ujar Ganjar Pranowo.

Bagi Ganjar Pranowo, Sunan Ampel merupakan salah satu sosok yang berjasa bagi kaum muslim Tanah Air.

Terlebih dengan segala cara Sunan Ampel dalam berdakwah.

Moh Limo, lanjut Ganjar Prnaowo, merupakan salah satu ungkapan dakwah Sunan Ampel yang sampai saat ini masih sangat relevan.

Moh Limo yang berarti tidak ingin (melakukan) lima (perkara) merupakan ungkapan Sunan Ampel yang bermaksud moh mabuk (tidak mau minum-minuman keras), moh main (tidak berjudi), moh madon (tidak berzina), moh madat (tidak mau menggunakan narkoba) dan moh maling (tidak mau mencuri).

"Cara tersebut merupakan akulturasi dakwah agar mudah diterima masyarakat," ucap Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo juga menjelaskan, alasan lain perjalanan ziarah wali songo ini adalah untuk mengenang segala cara dakwah ulama terdahulu yang tidak menyingkirkan kearifan lokal.

"Setelah dari sini perjalanan akan berlanjut ke Sunan Gresik, Sunan Giri, Sunan Drajat dan Sunan Bonang. Hari Minggu kita lanjut ke Makam Raden Fattah, Sunan Kalijaga, Sunan Muria dan Sunan Gunungjati," tutur Ganjar Pranowo.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Header Ads

Weather (state,county)

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Search This Blog

Blog Archive

Recent

Comments

Tags

Ads

Random Posts

Recent in Sports

Social

Facebook

Popular

Labels

Blog Archive