Comments system

Monday, March 13, 2023

RESPON BAIK JOKOWI ATAS USULAN KENAIKAN ROYALTI TIMAH UNTUK KEMAJUAN BANGKA BELITUNG



JAKARTA- Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin menyatakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendukung kenaikan royalti timah yang diterima Kepulauan Babel, untuk mendorong pembangunan dan ekonomi masyarakat.

"Kami telah menyampaikan kenaikan royalti timah ini kepada Presiden Jokowi dan mendapat respon positif dari beliau," kata Ridwan Djamaluddin di Pangkalpinang, Minggu (12/3/23).

Ia mengatakan Presiden Jokowi sangat mendukung agar Babel mendapatkan royalti yang lebih besar, karena akan berimplikasi bagi masyarakat Bangka Belitung.

"Konsep royaltinya nanti berjenjang, jika harga timah naik maka royalti juga akan naik," ujarnya.

Ia menyatakan selama ini Pemprov Kepulauan Bangka Belitung terus berjuang untuk menaikkan royalti penjualan timah sebesar 10 persen, guna mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di pulau penghasil timah itu.

Ia juga sudah meminta agar pembahasan naskah akademik permohonan ini agar dipercepat.

"Naskah akademiknya, kemarin kira-kira dua minggu yang lalu, saya sudah cek di ESDM, saya sudah rapat kemarin agar naskah akademiknya dipercepat saja," katanya.

Dia menambahkan memang penting Babel mendapat persentase lebih soal royalti timah agar masyarakat bisa mendapat manfaat lebih besar lagi.

"Kalau menurut saya harus segera apalagi sekarang saat rakernas salah satu isu yang diangkat pemprov kurang merasakan manfaat dari sumberdaya alam yang ada, sejauh itu dari dana bagi hasil saja 80 persen daerah, 20 persen pusat.  Lalu bagaimana agar 80 persen itu lebih terasakan, itu sedang diupayakan," katanya.

Penggunaan dari dana bagi hasil (DBH) dari royalti timah ini diharapkan Ridwan bisa untuk pembangunan daerah.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Bangka Belitung, Fery Insani mendapat informasi bahwa soal permohonan kenaikan royalti timah itu sedang dalam pembahasan naskah akademik di pusat.

"Kalau menurut Dinas ESDM katanya sedang dibahas (soal usulan royalti timah-red) naskah akademiknya di Minerba," ujar Fery beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan tiga persen royalti timah yang diperoleh Bangka Belitung digunakan untuk pembangunan daerah.

"Jadi royalti tiga persen itu memberikan manfaat untuk Babel, karena nanti akan keluar dana bagi hasil (DBH), tiga persen itu, kita bersyukur tapi kita berupaya agar lebih lagi sehingga punya sumber dana pembangunan," katanya.

Namun pemprov merasa penting adanya kenaikan royalti timah, bahkan berkomitmen bila ada kenaikan akan difokuskan untuk pemulihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar area pertambangan.

"Kami kemarin juga menyampaikan bila ditambah,nambah satu persen atau tiga persen, kami juga komitmen, dana tambahan itu untuk recovery lingkungan, pemberdayaan masyarakat sekitar daerah tambang misalnya perkembangan ekonomi produktif, UMKM, fasilitas sekolah, silahkan, apa yang diinginkan pusat untuk itu, kami akan patuh.

Kenaikan royalti itu diperuntukan untuk kesejahteraan masyarakat bukan untuk aparatur," jelasnya.

Pemprov terus memantau perkembangan permohonan dari kenaikan royalti timah itu, dan terus memepertanyakan ke pusat.

"Karena kita telah mengajukan artinya kita mengingatkan kembali pusat, kami pernah minta loh, upaya lainnya jadi kita akan intens bertanya ke pusat di beberapa kesempatan, tidak pernah bosan lah mengenai itu," kata Fery.

Tak hanya kenaikan royalti, pemprov juga menyampaikan permohonann untuk dapat menghibahkan saham PT Timah sebesar 14 persen kepada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.A

Share:

0 comments:

Post a Comment

Header Ads

Weather (state,county)

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Search This Blog

Blog Archive

Recent

Comments

Tags

Ads

Random Posts

Recent in Sports

Social

Facebook

Popular

Labels

Blog Archive