JAKARTA- Semua mengenal dengan baik seperti apa mahalnya masuk jurusan kedokteran di tanah air. Oleh karena itu, jurusan kedokteran menjadi salah satu jurusan elit dan mahal di berbagai kampus di Indonesia.
Kondisi mahalnya jurusan kedokteran ini membuat lulusan jurusan ini jadi atnesi khsusus Presiden Jokowi.
Dia meminta jurusan kedokteran menjadi perhatian khusus dua kementerian, yaitu Kemendikbud dan Kemenkes.
“Kita masih punya problem di dalam negeri, dokter spesialisnya masih kurang atau dokter yang punya subspesialis masih sangat kurang, saya sudah bisikin tadi ke Pak Menkes ini perlu diurus,” ujar Presiden Jokowi dikutip Klikpendidikan.id dari laman setkab.go.id.
Presiden Joko Widodo secara tegas sudah membisik Menteri Kesehatan Budi Sadikin, agar segera memberikan perhatian dalam dunia kesehatan khususnya memperbanyak lulusan dokter spesialis.
Mantan Walikota Solo dua periode ini memberikan penegasan kepada Menkes Bud Sadikin agar Kemenkes meningkatkan lulusan kedokteran.
Apalagi saat ini kata Jokowi, Indonesia masih kekurangan lulusan kedokteran khususnya di bidang dokter spesialis.
Tak cuma di Kemenkes sebagai leading sektor dunia kesehatan, Jokowi juga meminta Kemendikbud melakukan perombakan agar banyak mahasiswa masuk dunia kedokteran.
Sebab hingga kini, memang terdapat sejumlah jurusan dan fakultas yang memang hanya bisa dimasuki segelintir mahasiswa.
Salah satu fakuktas dan jurusan yang sulit dimasuki calon mahasiswa tersebut adalah jurusan kesehatan, khususnya di fakultas kedokteran.
Mahalnya biaya pendidikan di fakultas ini membuat nyali sebagian mahasiswa ciut. Belum lagi jurusan ini memang mayoritas diisi oleh anak para pejabat atau para pengusaha.
Jokowi meminta Mendikbud Nadiem Makarim agar segera melakukan perubahan dan mempermudah calon mahasiswa dalam proses masuk fakultas kedokteran.
“Nanti saya sampaikan ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga untuk pendidikan dokter spesialis agar dibanyakin dan dimudahkan,” ucapnya.






.jpeg)
0 comments:
Post a Comment