MALUKU- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan memulai kunjungan kerja (kunker) ke Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Rabu (14/9/2022).
Ratusan personel TNI POLRI dikerahkan untuk melakukan pengamanan kunjungan kerja (kunker) Presiden Jokowi. Personel yang dikerahkan terbagi menjadi tiga kelompok yang dikirim ke empat kabupaten/kota tersebut.
Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Matheus Dostan Siregar kepada, Senin (12/9/2022), mewakili Kapolda Maluku menjelaskan personel yang dikerahkan ke Kabupaten MBD sebanyak 50 personel Brimob, Kabupaten Kepulauan Aru (30 personel Brimob) dan Tual-Maluku Tenggara (30 personel Direktorat Samapta Polda Maluku).
"50 personel Brimob Maluku telah berangkat menggunakan KMP Garda Maritim Senin (12/9/2022) pukul 15.00 WIT menuju Moa – Kabupaten MBD. Begitu juga yang ke Kabupaten Kepulauan telah berangkat menggunakan KMP Bahtera Nusantara pukul 10.00 WIT. Sementara yang ke Tual - Malra itu sebanyak 30 personel Ditsamapta juga telah berangkat dengan kapal Khayangan pukul 14.00 WIT," jelasnya.
Selain itu, Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam XVI Pattimura Brigjen TNI Shaepul Mukti Ginanjar, S.I.P. Selaku komandan upacara Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan pengamanan Kunker Presiden di Kabupaten Kepulauan Aru pada hari Kamis (15/9/2022).
Kapoksahli Brigjen TNI Shaepul dalam arahannya mengaku bahwa khusus Satuan Tugas (Satgas) pengaman Presiden di wilayah Kepulauan Aru TNI dan Polri telah disiapkan.
“Alhamdulillah untuk Satgas pengamanan Presiden Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Aru, kita sudah siapkan TNI Polri, dimana terdiri dari 4 satuan dan setengah Batalyon, ditambah juga dari kekuatan Pemda, jadi kita sudah siap,” ucapnya, Selasa (13/9/2022) usai apel pasukan di lapangan Yos Sudarso Dobo.
Dia juga berharap kepada seluruh masyarakat Aru untuk tetap mendukung TNI Polri dalam pelaksanaan pengamanan kunjungan Presiden di bumi Mutiara ini.
“Saya juga memohon kepada masyarakat dan semua unsur yang di sini agar turut mendukung hal tersebut sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Jenderal bintang satu ini.
Brigjen TNI Shaepul juga berharap agar tugas dan tanggung jawab yang diberikan harus dilakukan dengan baik
” Saya minta kita semua dalam mengamankan kunjungan bapak Presiden di Kepulauan Aru di laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga mengatakan bahwa kendati informasi terkait kunjungan RI 01 terkesan mendadak, namun pemerintah daerah telah siap dalam berbagai hal, baik persiapan penjemputan Presiden maupun persiapan kegiatan lainnya.
“Kita dapat informasi kurang lebih 4 hari yang lalu, tetapi persiapan pemerintah daerah tetap kita laksanakan dan tentu kita sukseskan. Jadi kita pemerintah daerah sudah siap menyambut kedatangan bapak Presiden di Aru,” jelas Gonga
Di tempat terpisah, Dandim 1506 Namlea Letkol Inf. Agus selaku koordinator pelaksana Pengamanan kunjungan Presiden di Aru menjelaskan bahwa untuk mengamankan Presiden
sasaran utamanya adalah amankan kunjungan Presiden beserta ibu menjadi prioritas pengamanan.
“Mulai dari pengamanan rute yakni dari Bandara Rar Gwamar Dobo sampai Pasar, Kantor Pos dan tempat makan di Resto Gospel,” jelasnya.
Dikatakan, Satgas pengamanan wilayah sesuai dengan titik-titik yang telah ditentukan dan dibagikan untuk ring satu, dua dan tiga.
” Jadi, pasukan gabungan pengamanan Presiden di Aru ada 1028, belum ditambah pasukan dari Ambon Raider 733 dan Paspampres,” ungkapnya Letkol Inf. Agus.
Untuk diketahui, pasukan gabungan pengamanan di Aru terdiri dari TNI, Polri, Brimob, Sat Pol. PP, Dishub, Damkar, PLN, Syahbandar dan Telkomsel yang ditempatkan pada lokasi Bandara Rar Gwamar Dobo, Pasar, Kantor Pos dan Pelabuhan Yos Sudarso serta sepanjang jalan yang akan dilalui oleh Presiden Jokowi dan rombongan.







0 comments:
Post a Comment