Comments system

Monday, October 10, 2022

BERKAT JOKOWI, SEPAK BOLA INDONESIA TIDAK JADI DIHUKUM FIFA

 

DENPASAR- Angin segar berembus di tengah duka yang masih belum sirna gegara tragedi Kanjuruhan pecah, Sabtu (1/10/2022) lalu.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa FIFA melalui surat yang diterima pada 3 Oktober menyatakan tidak akan mengenakan sanksi seusai tragedi Kanjuruhan.  “Alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA,” kata Presiden Jokowi.

Sebelum kabar bahagia itu datang, manajemen, pelatih, ofisial hingga pemain sepak bola Indonesia dilanda kecemasan dengan nasib kompetisi. Seperti yang dirasakan kiper Bali United, Nadeo Argawinata. Kiper Timnas Indonesia ini menjadi salah seorang yang waswas jika federasi yang dipimpin oleh Gianni Infantino tersebut menghukum Indonesia.

Kekhawatiran kiper asal Kediri tersebut tentu beralasan. Sebab, delapan tahun tentu bukanlah waktu yang singkat. Hal tersebut tentu akan membuat banyak orang kesusahan, bukan hanya para pemain saja.

“Jujur dalam hati pasti sangat khawatir. Saya rasa bukan hanya saya saja, tetapi pemain lain pasti sangat khawatir juga,” ujar Nadeo Argawinata dilansir dari situs resmi klub.

Pada 2015 silam, Indonesia pernah menerima sanksi berat dari FIFA. Pada saat itu, sepak bola Tanah Air dibekukan selama satu tahun lebih. Sanksi tersebut dijatuhkan akibat adanya intervensi dari pemerintah (Kemenpora dan BOPI) terhadap sepak bola Indonesia. Pembekuan FIFA terhadap sepak bola nasional baru berakhir pada 13 Mei 2016 melalui kongres ke-66 di Meksiko.

FIFA memulihkan sepak bola Indonesia seusai Kemenpora mencabut surat keputusan (SK) pembekuan PSSI pada 16 Mei 2016. Sepak bola bagi Nadeo Argawinata dan seluruh pemain di Liga 1 hingga 3 menyangkut pekerjaan, bukan sebatas hobi. “Ini sudah menyangkut pekerjaan. Kami mencari nafkah di sini (sepak bola).

Pasti khawatir dan kembali lagi, saya berharap sanksi yang diberikan tidak memberatkan atau tidak terlalu parah,” papar Nadeo. Namun, dengan pernyataan terbaru dari Presiden Jokowi, harapan untuk Liga Indonesia masih ada. Semangat.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Header Ads

Weather (state,county)

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Search This Blog

Blog Archive

Recent

Comments

Tags

Ads

Random Posts

Recent in Sports

Social

Facebook

Popular

Labels

Blog Archive