Comments system

Sunday, August 7, 2022

Jokowi Yakin Cadangan Emas-Tembaga Freeport Akan Beri Kontribusi 1000 Triliun Hingga 2041 Untuk Indonesia


 JAKARTA- PT Freeport Indonesia (Freeport) telah kembali menjadi milik Indonesia sejak 2018. Kini, Freeport menjadi salah satu penyumbang utama dividen bagi negara dan pendorong inisiatif transisi energi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini cadangan mineral mulai dari emas hingga tembaga yang ada di tambang Grasberg, Freeport bisa lebih dari 20 kali lipat dari yang ada saat ini.

Belum lama ini Jokowi mengungkapkan 'harta karun' tambang dan emas yang dimiliki PT Freeport Indonesia tersebut. 

"Dulu Freeport bertahun-tahun perintah untuk bikin smelter saja tidak pernah didengerin. Tapi begitu Freeport 51% milik BUMN, tahun lalu smelter saya perintah untuk dibangun karena mayoritas milik kita sudah dibangun di Gresik, nanti kita lihat tembaga smeltering ini berapa," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam Silatnas dan Ultah ke 19 Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat di Sentul Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/8/2022).

Presiden meyakini 'harta karun' yang dimiliki Freeport Indonesia jauh lebih besar daripada yang dimiliki saat ini. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan di dalam negeri, sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Saya meyakini bisa 20 kali, kadang tidak saja bahan mentah, bukan tembaga, tapi emas juga kita kirim. Mana kita tahu? Nanti smelternya jadi emasnya mungkin lebih banyak dari tembaganya tapi kita belum tahu karena ada produksi di smelter," katanya.

Mengacu pada kinerja keuangan MIND ID terbaru (per Desember 2021), holding BUMN tambang ini meraup dividen dari Freeport senilai Rp 3,3 triliun pada 2021, sebelumnya flat. Hingga Februari 2022, perseroan telah mendapat dividen interim senilai Rp 2,29 triliun.

Laba bersih dari PT Freeport Indonesia pada tahun lalu mencapai Rp 6,7 triliun, atau naik dari setahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,1 triliun. Dus, laba tahun berjalan konsolidasi perseroan mencapai Rp 14,32 triliun, naik dari posisi setahun sebelumnya senilai Rp 1,82 triliun.

Harap dicatat, ini kinerja era pandemi yang artinya kinerja cemerlang itu dicetak ketika ekonomi sedang tertekan. Jika ekonomi dunia pulih (sehingga permintaan tembaga melonjak untuk kebutuhan manufaktur), maka sumbangan tersebut berpeluang melambung.

Kontribusi perusahaan tambang tembaga dan emas yang 51% sahamnya dimiliki oleh negara (melalui MIND ID) ini memang tak bersifat jangka pendek. Menurut estimasi pemerintah, Freeport akan memberikan kontribusi hingga Rp 1.000-an triliun sampai dengan tahun 2041.

Terkait dengan keterangan ‘’harta karun’’ tambang dan emas yang dimiliki PT Freeport Indonesia bisa lebih dari 20 kali lipat dari yang ada saat ini. Awalnya, Jokowi berbicara mengenai komitmennya untuk menyetop sejumlah komoditas sumber daya alam yang selama ini diekspor dalam bentuk barang mentah. Jokowi ingin, komoditas tersebut bisa diolah dan dapat menciptakan nilai tambah.

"Kita akan setop lagi tahun ini, timah bauksit," kata Jokowi.

Jokowi pun menegaskan komitmennya untuk melakukan hilirisasi di sektor pertambangan. Jika BUMN maupun sektor swasta tidak sanggup mengolah komoditas minerba, Jokowi meminta agar perusahaan pelat merah dan swasta bisa melakukan transfer teknologi.

"Kalau BUMN dan swasta belum siap teknologi, ambil partner asing untuk transfer teknologi gak papa tapi industrinya ada di dalam negeri," jelasnya

Jokowi kemudian teringat dengan kisah pemerintah Indonesia dan PT Freeport Indonesia beberapa tahun silam. Pada saat itu, Freeport Indonesia kerap tidak patuh terhadap permintaan pemerintah yang dengan terang-terangan meminta mereka membangun fasilitas pemurnian (smelter).

Share:

0 comments:

Post a Comment

Header Ads

Weather (state,county)

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Search This Blog

Blog Archive

Recent

Comments

Tags

Ads

Random Posts

Recent in Sports

Social

Facebook

Popular

Labels

Blog Archive